4 Pengelompokan Kepribadian

4 Pengelompokan Kepribadian/Watak (Hippocrates, 2400 SM) :

  1. Sanguinis, populer dan antusiasme
  2. Melankolis, mengejar kesempurnaan dalam segala hal (sistematis)
  3. Koleris, kuat dengan bakat pemimpin
  4. Phlegmatis, rileks, damai yang dengan bahagia menerima kehidupan

(di cuplik dari Buku Kepribadian Plus : Personality Plus, Florence Littauer, Alih bahasa Anton Adiwiyoto, Binarupa Aksara, Jakarta, 1996)

— 5 —

18 Agustus 2010 at 5:20 pm Tinggalkan komentar

Aptikom : Jabar Kaya Akan Potensi TIK

http://www.diskominfo.jabarprov.go.id/index.php?mod=detilBerita&idMenuKiri=334&idBerita=429

BERITA

Rabu, 19 Mei 2010
Aptikom : Jabar Kaya Akan Potensi TIK

BANDUNG-Pengurus Aptikom Jabar Banten, Solikin menjelaskan,bahwa Provinsi Jawa Barat sangat kaya akan potensi bidang TIK. Sebut saja diJawa Barat ini terdapat  491 perguruandibidang TIK atau sekitar 25 % dari populasi Tingkat Nasional. Kendatipundemikian, dalam percaturan di tingkat nasional di berbagai bidang, Jabar selaluketinggalan oleh provinsi lain. Ini sungguh disayangkan dan perlu segera dicarasolusinya.

Hal demikian disampaikan Solikin, ketika memberikan masukankepada pihak Diskominfo prov. Jabar, Rabu (19/05) ketika berlangsung pembahasankonsep raperda Bidang TIK di Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dinas KominfoProv. Jabar.

Menurut Solikin, berbagai program yang selama inidilaksanakan di Jawa Barat khususnya Program TIK, dinilainya belum optimal “membumi”,padahal pihak Perguruan Tinggi TIK yang bergerak di Jawa Barat siap membantupihak Pemerintah agar Program-program bidang TIK benar-benar dapat membumi diJawa Barat. Hanya saja ditataran strategis perlu diadakan langkah koordinasidan sinerjitas. Sudah tentu dimotori oleh Dinas Kominfo Prov. Jabar.

Kembali pada potensi, lanjut Solikin, saya berharap berbagaipotensi Perguruan Tinggi TIK di Jawa Barat dapat dijadikan masukan dalampenyusunan Raperda. Masukan itu terletak pada perannya dalam membangun duniaTIK terhadap masyarakat Jawa Barat.

Apabila kami mendapat ajakan untuk membantu Pemerintah dalampembangunan IT, kami akan siap “menapak ke bumi” hampir di seluruh Kab/Koterdapat  akademi dibidang TIK. Parasiswanya dapat dimanfaatkan untuk memasyarakatkan Tim di Jawa Barat, jelasnya.

Kami yakin, apabila Pemerintah dan Perguruan Tinggi BidangTIK bergandengan dengan Pemerintah akanmenjadikan Jabar sebagai province cybernomor satu. Sebab, selama yang dikategorikan nomor satu dipegang oleh Jatim.Oleh karena itu, kami sangat menaruh perhatian dengan disusunnya konsep RaperdaKomunikasi dan Informatika ini, demikian Solikin.

7 Agustus 2010 at 2:51 pm Tinggalkan komentar

Rekap Situs PT Anggota Aptikom Wil-4

Rekap Situs PT Anggota Aptikom Wil-4
Hasil pendataan 15 April 2010
Komisariat Jml PT Status Web PT
ada tdk ada
1 12 12 0
2 10 10 0
3 13 8 5
4 18 13 5
5 24 16 8
6 13 9 4
7 14 12 2
8 14 10 4
9 11 7 4
10 17 12 5
Tahun 2007 146 109 37
74.66% 33.94%
Tahun 2010 146 90 56
61.64% 38.36%

29 April 2010 at 10:59 am Tinggalkan komentar

Suasana Test D3-TKJ

Test D3-TKJ

Suasana Test D3-TKJ Tahun 2006 Provider PT Kota Bandung

9 Februari 2010 at 11:19 am 1 komentar

KONSENTRASI D3-GAME TECH PS TEKNIK INFORMATIKA

Materi Flyer

KONSENTRASI D3-GAME TECH PS TEKNIK INFORMATIKA

Demam GameTech

Di Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang dan China masyarakatnya kini sedang di landa demam Game terutama Game On-Line.

Amerika Serikat

—  1/3 pengguna ponsel di Amerika cenderung ingin bermain game lewat ponselnya. Alasannya tak lain hanya untuk ‘membunuh’ waktu dan menghibur diri.
-Sprint (MVNO)-

—  Sprint melihat ketertarikan para gamer pada game mobile makin tinggi. Contohnya, salah seorang konsumen sudah memainkan Bejeweled Multiplayer lebih dari 40.000 kali. Atau hampir sama dengan bermain game selama 2.000 jam.

—  Bejeweled merupakan game puzzle yang sangat populer.

China

—  Menurut Publishers Association of China (PAC), industri online game di China berkembang cepat dengan pertumbuhan mencapai lebih dar 60% di tahun 2006.

—  Tantangan utama dalam meningkatkan kompetitif industri online game China adalah kurangnya talenta para pengembang.

Jepang

  • Pertumbuhan Game Title di Jepang sangat pesat dari hanya 16 pada Mei 2006 menjadi 804 pada Mei 2007
  • Game yang paling populer di Jepang adalah yang paling sesuai dengan handset yang digunakan dan waktu yang diperlukan, seperti quiz game dan puzzle.
  • 70% Subscriber bermain mobile videogame 1 kali/minggu
  • 38% Subscriber bermain mobile videogame per hari

Korea Selatan

—  Pada tahun 2005 lebih dari 89% warga Korea Selatan memiliki akses Internet, dimana 75% dari angka ini telah menggunakan broadband.

—  Terdapat 20.000 Internet Café dengan biaya rental $1 per jam.

—  Terdapat  hampir 3.000 perusahaan game di Korea Selatan dengan pendapatan mencapai $4 milyar.

—  Terdapat 4,5 juta online gamers

Indonesia ?

  • Tantangan utama Indonesia adalah dapat menyediakan tenaga-tenaga ahli dalam membuat game online.

Atas dasar pemikiran tersebut, maka mulai tahun akademik 2010/2011 STMIK “AMIKBANDUNG” membuka konsentrasi D3 GAME TECHNOLOGY (GAME TECH) di bahawah Program Studi D3-Teknik Informatika.  Pembukaan konsentrasi ini diharapkan akan dapat memenuhi harapan tersedianya tenaga-tenaga ahli di bidang Game Technology di Indonesia.

Mahasiswa akan dibekali keahlian Game Tech melalui Mata Kuliah keahlian antara lain Graphics Design and 3D Modeling, Game Design and Development, Game Programming I, Game Programming II, Scenario and Immersive Environment.

Syarat Calon Mahasiswa

  • Lulusan SMU/SMK bidang Teknik
  • Nilai Matematika min 7

8 Februari 2010 at 12:28 pm Tinggalkan komentar

AIDA & Marketing Plan

AIDA Flyer

I. AIDA

  1. Konsep AIDA :
    1. A – Attention (Awareness): attract the attention of the customer.
    2. I – Interest: raise customer interest by focusing on and demonstrating advantages and benefits (instead of focusing on features, as in traditional advertising)
    3. D – Desire: convince customers that they want and desire the product or service and that it will satisfy their needs.
    4. A – Action: lead customers towards taking action and/or purchasing.
  1. Isi flayer : menjelaskan tentang ‘produk’ dhi Konsentrasi
  2. Pendorong aksi bagi si calon untuk bertindak sesuatu :
    1. Selamat, tukarkan flyer ini dengan Kartu Perdana AXIS (Pulsa senilai Rp. 5000) di Bag.Pendaftaran (Teh Veni) Kampus STMIK “AMIKBANDUNG” Jl.Jakarta no 28 Bandung tlp.022-7271136
    2. 10 pendaftar pertama akan mendapatkan 1 buah flash 8 GB
    3. Tukarkan flyer ini dengan souvenir cantik
    4. dsb

II. Marketing Plan NeTi (Network Security)

  1. Marketing plan memuat hal-hal:
    1. Analisa situasi (SWOT)
    2. Tujuan pemasaran (marketing objectives)
    3. Strategi inti (Core strategy)
    4. Jadual pelaksanaan (Action plan)
    5. Anggaran pemasaran (marketing budget)
    6. Kontrol (Control)
  1. Marketing plan “Network Security (NeTi)” :
    1. Analisa situasi (SWOT)
Helpful-menolong Hamful-membahayakan
Internal Origin Strenghts-Kekuatan

  1. Memiliki CSRG (Computer Security Research Group)
  2. Memiliki Dosen Pengampu yang menguasai di bidangnya
  3. Prestasi Juara ke-2 Nasional Lomba Network Security
  4. Di SMK ada jurusan TKJ
  5. Saat ini ada kasus yang terkait dengan system keamanan jaringan (ATM)
  6. Memiliki Asisten yang sudah di bina di CSRG
Weaknesses-Kelemahan

  1. Konsentrasi ini baru belum banyak di kenal masyarakat (calon mahasiswa)
  2. Belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai terutama Lab dan Server Network Security
  3. Belum memiliki peta penyaluran Alumni
  4. Belum memiliki peta job/pekerjaan dan jenjang karir Network Security
Eksternal Origin Opportunities-Peluang

  1. Diversifikasi Produk PS
  2. Banyaknya Enterprise yang sudah memanfaatkan jaringan sebagai proses bisnisnya yang sudah barang tentu banyak membutuhkan ahli Network Security
  3. Profesi bidang IT yang semakin luas termasuk profesi Network Security
Threats-Ancaman

  1. Peminat calon mahasiswa yang semakin berkurang terhadap STMIK “AMIKBANDUNG” terutama kelas regular
  2. Kurangnya minat lulusan SMU untuk kuliah di bidang teknik
  1. Tujuan pemasaran (marketing objectives)

Pemasaran Konsentrasi Network Security dipasarkan secara khusus ke :

1)Siswa SMK jurusan RPL, dan TKJ

2)Siswa SMU jurusan IPA

  1. Strategi inti (Core strategy)

1)Menyebar flyer secara khusus seperti poin b

2)Melalui kegiatan Seminar dan Lomba bidang Network Security

3)MGM Kepala Sekolah dan atau guru TIK, baik SMK maupun SMU utamnya di Jawa Barat

4)Press Release / Konferensi Pers poin c.2.

5)Pemasaran melalui komunitas underground

  1. Jadual pelaksanaan (Action plan)

1)Penyebaran Flyer : minggu ke-2 Febr – Oktober 2010

2)Seminar dan Lomba akan dilaksanakan bulan Maret 2010

3)Press Release dilakukan min 2x pada saat kegiaatan c.2. dan Masa orientasi Diri

4)Pemasaran melalui komunitas akan dilakukan setelah c.2

  1. Anggaran pemasaran (marketing budget)

1)Cetak Flyer 5000 buah                    = Rp. …………

2)Penyebaran Flyer                             = Rp. …………

3)Seminar dan Lomba Neti              = Rp. …………

4)Press Release                                    = Rp. …………..

5)Pemasaran Komuinitas                  = Rp. ………….

  1. Kontrol (Control)

1)Evaluasi dan pengendalian operasional dilakukan secara berkala oleh tim inti marketing

2)Evaluasi dan pengendalian strategis akan dilakukan secara berkala oleh pihak manajemen

3) Evaluasi dan Pengendalian dilakukan terhadap perencanaan, pelaksanaan, hasil dan anggaran

8 Februari 2010 at 12:25 pm Tinggalkan komentar

Kunjungan APTISI IV

Kunjungan APTISI IV

5 Februari 2010 at 11:37 am 2 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Agustus 2016
M S S R K J S
« Agu    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.